You are here
Home > Pojok UMKM > Mengenal Sentra Produksi Emping Jengkol

Mengenal Sentra Produksi Emping Jengkol

Mengenal Sentra Produksi Emping Jengkol

umkmjogja.com – Sentra produksi emping jengkol yang beralamat di Jalan Kebon Jukut, RT 01/RW 10, Bogor Tengah selalu ramai dari kesibukan produksi. Sehari-hari, para produsen emping ini menjalankan usahanya di dapur rumahnya yang sekaligus tempat produksi emping jengkol ini.

Mengenal Sentra Produksi Emping Jengkol

Siti Fatimah, salah satu produsen emping jengkol mengakui mebutuhkan sekitar 7 kg jengkol untuk di proses jadi emping sehari-harinya. Jengkol sebagai bahan bakunya itu diperoleh dari pasar di Bogor. Tetapi, pasokan jengkol tidak selamanya selalu ada di pasar.

Dalam satu tahun, paling jengkol hanya dapat diketemukan di pasar sekitar enam hingga tujuh bln. saja. Selebihnya jengkol menghilang dari pasar lantaran tengah tak musim. ” Dahulu sih dalam satu tahun ada terus. Hanya akhr-akhir ini cuma ada enam hingga tujuh bln. saja adanyany di pasar,” tuturnya yang dikutip dari kontan.co.id.

Apabila ada harga nya pastilah sangat mahal. Dalam kondisi seperti itu, terkadang ia sangat terpaksa berhenti produksi emping jengkol nya. “Bila harga nya lagi mahal sampai di atas Rp 30.000 sekilo, ” katanya.

Bila harga sedang seperti itu, Fatimah serta beberapa pengrajin emping jengkol lebih baik tidak membelinya. Pasalnya, mestikun mahal, kwalitas jengkolnya juga tidak dapat ditebak.

Jika jengkolnya masih terlalu muda maka tidak dapat di proses jadi emping dan harus dibuang. ” Pernah saya jengkol muda dan saya buang, itu menjadikan produksinya lebih sedikit, ” imbuhnya.

Sesungguhnya, pemrosesan emping jengkol ini cukup gampang. Umumnya Fatimah beli jengkol di pasar saat malam hari. Mendekati subuh, antara jam 03.00 WIB, ia serta beberapa pengrajin emping jengkol yang lain telah bangun untuk merebus jengkol sampai enam jam atau sampai jengkol menjadi empuk.

Setelah itu, jengkol dikupas dari kulitnya serta dibersihkan. Jengkol yang telah tua atau masak serta ditumbuk diatas batu besar sampai pipih. Batu besar yang mereka gunakan ini biasanya berasal dari sungai Ciliwung. Tetapi, Fatimah dan rekan-rekannya berani menjamin, kalau batu ini telah diasah jadi halus serta bersih.

Sesudah menjadi pipih, emping ini diletakkan dalam anyaman rotan supaya dapat dijemur di bawah terik matahari sampai kering. Bila musim hujan, ia sangat terpaksa mengeringkan diatas kompor. Sesudah kering, emping menjadi berwarna kecoklatan. Setelah itu emping jengkol dibungkus plastik.

Emping-emping mentah ini kemudian dipisah berdasar pada ukurannya. Untuk 100 lembar emping ukuran besar, dihargai Rp 100.000, ukuran kecil di jual seharga Rp 80.000. Sedangkan yang telah digoreng dihargai Rp 3.000 per bungkus.

Setelah jam 15.00 WIB, distributor sebagai pelanggan emping buatan Fatimah akan tiba mengambil emping serta menjualnya ke pasar, tempat makan, serta toko-toko di Bogor.

Banyak dicari:

emping jengkol, cara membuat emping jengkol, resep emping jengkol, mesin emping jengkol, harga mesin emping jengkol, jual jengkol mentah

5 thoughts on “Mengenal Sentra Produksi Emping Jengkol

  1. Tolong tanya kalau saya beli emping jengkol mentah bisa saya tahu nomer kontak nya .Terima kasih Grace Rahardjo

    1. jika ada yg berminat Emping jengkol bs tlf / sms ke no ini 08971870777/ 981263807729 bs bbm 5AFFBEC0 terimaksh sy anak dr ibu fatimah

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top