You are here
Home > Pojok UMKM > Produsen Keripik Buah (Keripik Salak dan Keripik Nangka) dari Lereng Gunung Merapi

Produsen Keripik Buah (Keripik Salak dan Keripik Nangka) dari Lereng Gunung Merapi

keripik salakBukan suatu rahasia lagi bila Kabupaten Sleman DIY dikenal merupakan penghasil salak pondoh yang mempunyai karakteristik khas dibanding salak dari daerah yang lain. Untuk komoditas unggulan Sleman, salak pondoh sudah mengantongi sertifikasi HAKI dari Dirjen HKI Kemenkumham RI. Besarnya potensi yang dimiliki salak pondoh bikin banyak pihak berlomba-lomba untuk mengembangkannya jadi beragam tipe varian product yang bermutu.

Walau beberapa besar di pasarkan dalam wujud buah fresh, tetapi tak sedikit juga pihak yang bikin inovasi product memiliki bahan baku salak sampai mempunyai nilai jual tinggi. Satu diantaranya seperti yang dikerjakan oleh Sudirman Yanto (34), yang memproses salak pondoh asli Sleman jadi keripik buah yang renyah serta bercita rasa khas. Lelaki asal Pangkal Pinang Bangka itu berkeinginan memproses salak pondoh jadi keripik lantaran mutu serta potensinya yang benar-benar besar untuk dikembangkan.

“Salak pondoh Sleman mempunyai mutu yg tidak dimiliki daerah yang lain, saat musim panen tiba jumlahnya dapat benar-benar melimpah, serta sayang bila tak digunakan, lantaran harganya kadang-kadang tak menentu (saat di jual dalam wujud buah fresh), hingga saya berpikir untuk mengolahnya jadi suatu product yang mempunyai nilai lebih, terlebih dari sisi keawetan product” jelas Yanto saat didapati tim liputan bisnisUKM di tempat tinggalnya Turi Sleman.

Bekerja bersama dengan adiknya yang lebih dulu mempunyai inspirasi untuk meningkatkan usaha keripik salak, mereka coba mengawali usaha itu dengan lakukan serangkain uji coba. “Saat itu saya coba dengan mesin vacuum frying dengan kemampuan 5 kg, tak segera sukses memanglah, juga saya mencobanya dengan memakai beragam tipe buah-buahan, untuk tahu buah mana yang paling enak saat diproduksi jadi keripik” lanjutnya.

Dari sistem ujicobanya itu, Yanto menilai bila salak pondoh serta nangka jadi dua buah yang mempunyai hasil akhir paling baik. “Keduanya mempunyai susunan serta kerenyahan yang cocok, alhasil keduanya jadi pilihan kami saat itu untuk di kembangkan untuk suatu usaha, ” terang Yanto. Mengusung keripik khatulistiwa untuk brand/merknya, yanto mulai bergerilya mengenalkan serta pasarkan produknya itu ke penduduk. Akhirnya, keripik khatulistiwa memperoleh tanggapan yang positif lantaran mempunyai cita rasa yang khas.

Memakai aluminium foil untuk paket produknya, keripik buah khatulistiwa mulai penuhi rak/etalase di beragam toko oleh-oleh yang ada di seputaran Yogyakarta. Keadaan itu selalu berkembang sampai sekarang ini telah menyebar di hampir semua lokasi di Indonesia. “Untuk customer yang datang dari luar (lokasi Jogja) umumnya lantaran dampak pemasaran on-line yang kami lakukan, dan untuk lokal Jogja kami ada marketing sendiri, ” jelasnya.

Jejaring sosial serta sebagian portal iklan di website on-line disasar anak pertama dari 5 (lima) bersaudara itu untuk media pemasarannya. Dari situ juga dirinya mendapatkan customer dari beragam penjuru tanah air. “Sejauh ini kami telah melayani customer dari Aceh s/d lokasi di Papua, mereka umumnya penasaran dengan citarasa product kami, ” lanjutnya.

Informasi Produk

Keripik buah khatulistiwa (nangka serta salak) ada dalam sebagian ukuran paket. “Saat ini kita mempunyai sebagian pilihan paket, yaitu 51 g, 101 g, 201 g, 501 g, serta curah, mengapa di sini kita memberikan 1 g, itu untuk wujud sedekah kami, ” tutur Yanto sambil tertawa. Dalam satu hari, Yanto mengakui dapat menghasilkan 50 kg keripik dengan 6 (enam) kali penggorengan.

“Penyusutan yang berlangsung dalam sistem penggorengan dapat meraih 50%, umpamanya 10 kg bahan baku salak saat dikupas jadi 5 kg daging salak, serta sesudah digoreng akhirnya 1 kg keripik” terang Yanto yang saat ini juga disibukkan juga dengan kegiatan studi di Magister Hukum (Usaha) UGM. Dibantu kian lebih 14 orang tenaga produksi, Yanto mempunyai kiat dalam mensiasati bahan baku salak yg tidak berbuah setiap saat.

keripik nangkaKiat Produksi

“Selama ini kami senantiasa produksi dalam jumlah besar saat musim panen tiba, hal begitu untuk kiat terjadinya kelangkaan bahan baku (salak) yang memanglah tak berbuah setiap saat, namun janganlah cemas lantaran keripik ini mempunyai saat kadaluarsa yang panjang, ” jelas bekas karyawan bank swasta itu. Lokasi produksi yang dekat dengan sentra perkebunan salak jadi keuntungan sendiri untuk Yanto dalam meningkatkan usahanya. Namun dengan berkembangnya masa, tak sedikit kebun salak yang ada di lereng Gunung Merapi Jogja yang beralih jadi pemukiman.

Keadaan begitu jauh-jauh hari telah jadi bahan pemikiran dari Yanto serta manajemen Khatulistiwa dengan mempunyai kebun salak sendiri. “Arahan ke situ ada (kebun salak), namun memanglah bertahap, untuk sekarang ini tak hanya konsentrasi produksi kami juga mulai lakukan pengembangan dalam hal paket” lanjutnya. Paket yang ada saat ini menurut Yanto belum demikian cocok saat mesti berkompetisi dengan beberapa produk impor, seperti dari Thailand serta Cina.

“Ke depan kami mengharapkan product ini dapat berkompetisi di tingkat internasional, atau dalam artian dapat kami ekspor, tetapi sebelum saat ke arah itu kami mesti lakukan evaluasi terlebih dalam hal paket, ” ungkap pria yang hobi jogging itu.

Saat ditanya apa sebagai kunci suksesnya dalam menggerakkan usaha keripik itu, tiada sangsi Yanto menyebutkan kepercayaan serta kemauanlah sebagai factor penentunya. Dengan meyakini, dirinya dapat lakukan semua sesuatunya dengan enjoy serta seperti dengan jalurnya.

Salam berhasil!

Bila anda penasaran dengan keripik buah khatulistiwa, anda bisa langsung memesan keripik salak dan keripik nangka dengan menghubungi cs kami pada kontak yang tertera pada sebelah kanan artikel ini.

Sumber: bisnisukm.com

Banyak dicari:

kripik salak pondoh, harga keripik salak, Kripik Salak Pondoh Yogyakarta City Special Region of Yogyakarta

3 thoughts on “Produsen Keripik Buah (Keripik Salak dan Keripik Nangka) dari Lereng Gunung Merapi

  1. Kami informasikan Bagi Bpk/Ibu yang membutuhkan buah nangka kupas untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya silahkan hubungi kontak kami di 081578707748 atau 02749150096.Untuk buah nangka yang sudah di kupas harga saat ini Rp. 30rb/kg dan untuk nangka yang masih ada kulitnya Rp. 13rb/kg.Harga sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan keadaan pasar.Jika Anda berada diluar wilayah Yogyakarta kami siap melayani dengan min order 30kg.Bagi anda yang mau membeli langsung di lapak kami silahkan kunjungi di Jl Solo Km. 12 Kalasan Yogyakarta (Sebelah Timur Grand Cupuwatu/Bandara Adi Sucipto ke timur “utara jalan”).Counter kami ada di mobil carry Pickup bertenda orange.Monggo bagi bapak/ibu yang membutuhkan buah nangka silahkan hubungi kami.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top