You are here
Home > Kisah Sukses > Kesuksesan Berbisnis Barang Bekas Dengan Konsep Mall

Kesuksesan Berbisnis Barang Bekas Dengan Konsep Mall

Kesuksesan Berbisnis Barang Bekas Dengan Konsep MallPusat perbelanjaan moderen seperti mall, sampai kini sama untuk area penjualan beberapa barang baru, bermerk serta berkualitas bagus. Tetapi mall yang didirikan oleh Nurcholis Agi ini tidak sama dengan itu.

Tak ada barang baru, lantaran yang dijajakan di mall ini yaitu beberapa barang bekas yang telah masuk kelompok rongsokan. Berdiri di atas tempat seluas 800 mtr persegi (m²), mall ala Nurcholis ini diberi nama Mall Rongsok.

Mal yang beralamat di Jalur Bunguraya, Kukusan, Depok, Jawa Barat ini tempati suatu gedung dua lantai. “Mall Rongsok ini jual barang-barang beraneka ragam, kondisinya tetap layak gunakan lantaran telah diperbaiki” tuturnya pada KONTAN.

Ia mengakui, memperoleh inspirasi usaha dari pengalaman-pengalaman usaha yang telah dijalankan sebelumnya. Nurcholis mengakui sempat melakukan bisnis bengkel motor serta mobil, service handpone, service computer dan buka studio musik.

Sepanjang tekuni usaha itu, ia merasakan banyak suku cadang kendaraan ataupun elektronik yg tidak dijual lagi di toko manapun. Menyiasati itu, dia juga berburu barang ke pedagang rongsok di Bekasi, Tangerang, serta Bogor. Berburu barang bekas lalu berlanjut jadi hobi untuk pria yang akrab disapa Nur ini.

Bukan hanya saja melacak suku cadang kendaraan ataupun elektronik untuk kepentingan usaha bengkelnya, ia juga mulai beli beberapa barang elektronik bekas yang telah tak berperan untuk diperbaiki serta di jual kembali” Akhirnya lumayan, saya beli seharga Rp 20.000, sesudah diperbaiki saya jual lagi Rp 200.000, ” katanya.

Lama tekuni hobi itu, banyak kolega lalu menyarankannya buka area spesial jual beli barang bekas. “Saya ingat pengucapan rekan saya. Tuturnya, bila akan jadi orang berhasil mesti mempunyai kekuatan di semua bidang” kisahnya.

Agar lain dengan pedagang barang bekas biasanya, ia lalu buka toko dengan mengusung rencana mall pada th 2009. Lantaran mengambil rencana mall, konsumen bebas masuk serta menentukan barang. Sesudah temukan yang diidamkan, konsumen dapat mengetes kondisinya serta bertanya harga.

Koleksi barang di mall ini terbilang lengkap, dimulai dari onderdil motor, mobil, televisi, radio, bangku restoran, buku, peralatan musik, seperti gitar serta drum, kamera dan kaset.

Harganya juga jauh lebih murah dibanding product baru. Tengok saja, suatu VCD player, umpamanya, dihargai Rp 50.000, televisi Rp 175.000, wadah tempat sampah besar Rp 100.000.

Barang antik bernilai jual tinggi juga ada di Mall Rongsok ini, seperti brankas yang telah berumur 150 th. Brankas ini dihargai Rp 35 juta.

Umumnya barang bekas di tempat ini didapat dari perusahaan, perkantoran serta perseorangan yang memanglah akan jual barang bekas. Beberapa pemulung juga sering menyuplai barang ke gerai punya Nurcholis.

Dia mengklaim, tak hanya warga Depok serta sekitarnya, konsumennya juga banyak dari luar kota. Dari beberapa ribu tipe barang bekas yang dijualnya, Nur dapat mengantongi omzet sejumlah lebih kurang Rp 150 juta-Rp 170 juta per bln.

Banyak dicari:

mall rongsok bogor

One thought on “Kesuksesan Berbisnis Barang Bekas Dengan Konsep Mall

  1. Untuk wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah dan Indonesia lainnya. Saya membeli gelas plastik bening/PP gelas plastik bening bekas kondisi apa adanya silahkan call/sms/WA 082232121726

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top