You are here
Home > Kisah Sukses > Bisnis Kuliner Olahan bebek yang Tak Ada Habisnya

Bisnis Kuliner Olahan bebek yang Tak Ada Habisnya

Olahan bebekMakanan olahan bebek telah jadi menu favorit penduduk Indonesia. Sebagian besar pengagum kuliner bebek ini menentukan untuk beli olahan bebek diluar rumah. Pasalnya, tidak sama dengan ayam, memproses daging bebek perlu tehnik spesial agar dagingnya tdk berbau amis serta tidak alot.

Maka dari itu, kesempatan melakukan bisnis kuliner olahan bebek tetap mengundang selera. Usaha yg menjual kuliner bebek juga semakin marak. Tiga brand yg cukup popular, yakni Bebek Goreng Rahminten, Bebek Garang, serta Bebek Abi 1983.

Dari hasil penjelasan KONTAN jumlah gerai ketiga brand itu tetap terus tumbuh. Pemicunya, beberapa yang memiliki gerai mengaplikasikan beragam kiat supaya dapat terus berkembang. Contohnya, memperbanyak variasi menu, serta ada juga yg turunkan harga paket investasi. Di bawah ini penjelasannya.

Bebek Rahminten

Usaha kuliner bebek ini di buka pertama kali di Lamongan, Jawa Timur, dari 2006. Sesaat, kesempatan kemitraan mulai di tawarkan tiga th. lalu. Saat paling akhir kali KONTAN membahas tawaran kemitraan Bebek Goreng Rahminten, pada Januari 2012, tercatat telah ada 21 gerai yg menyebar di Surabaya, Malang, serta Lamongan. Dari jumlah itu, 14 gerai punya mitra, selebihnya punya pusat.

Saat ini, gerai Bebek Goreng Rahminten telah jadi tambah jadi 29. Delapan gerai baru adalah gerai punya pusat.

Yang memiliki Bebek Goreng Rahminten, Dymas Tunggul Panuju mengaku, tutup sesaat tawaran kemitraan dari Oktober th. lalu. ” Ini kami kerjakan lantaran lokasi Jawa Timur pernah diserang virus unggas, yg juga menyerang satu diantara peternakan unggas kami, ” tuturnya.

Memanglah, dari awal, Bebek Goreng Rahminten memasok bahan baku bebek dari peternakan punya sendiri.

Dymas menyampaikan, saat ini keinginan bahan baku dari gerai yg ada terus makin meningkat juga condong melonjak. ” Pada mulanya, keinginan bahan baku tetap 22. 500 ekor per bln., sekarang ini telah meraih 25. 500 ekor 1 bulan, ” ungkapnya. Walau sebenarnya pasokan dari peternakannya belum stabil. Walau demikian, menurut Dymas, semua gerai yg ada tetap jalan baik.

Sesudah lakukan beberapa langkah perbaikan berkenaan virus, Dymas merencanakan buka lagi tawaran kemitraan Bebek Goreng Rahminten pada akhir th ini.

Nanti, tawaran dan syarat yg diaplikasikan bakal sama seperti pada mulanya. Pertama, mitra harus membayar franchise fee Rp 30 juta. Ke-2, mempersiapkan lokasi usaha punya sendiri. Dari besaran investasi itu, mitra bakal memperoleh satu unit motor, perlengkapan dapur dimulai dari kompor sampai lemari es, branding lokasi usaha, dan bahan baku awal berbentuk bebek beku serta sambal.

Bebek Garang

Kedai Bebek Garang pertama kali dirintis oleh Ali Bagus Anta di Bandung pada 2008. Tawaran kemitraan juga telah di buka dari 2011. Tetapi, hingga th. lalu, saat KONTAN membahas tawaran kemitraan ini, Bebek Garang belum sukses menjaring mitra.

Sampai selanjutnya, di penghujung 2012, Ali mengambil keputusan berhimpun dengan kemitraan Baba Rafi untuk lebih mempopulerkan brand Bebek Garang. Alhasil, saat ini mitranya mulai bermunculan.

Marketing Franchise Bebek Garang Henry Suryawijaya menyebutkan, saat ini ada delapan gerai Bebek Garang. Rinciannya, satu gerai pusat, serta tujuh gerai punya mitra. ” Kelak, bakal makin tiga lagi di Jakarta, ” tuturnya.

Besaran investasi juga dikerek, dari awal mulanya Rp 200 juta, saat ini jadi Rp 400 juta. Paket itu terhitung hubungan kerja sepanjang enam th., peralatan lengkap, perizinan, dan bahan baku 1. 000 porsi.

Kata Henry, manajemen mengaplikasikan sistem usaha syariah tiada royalti fee. Rasio pembagian profit pada pusat serta mitra sebesar 50 : 50.

Henry memperkirakan, saban hari, gerai mitra dapat memperoleh omzet Rp 4 juta, atau lebih kurang Rp 120 juta per bln.. Tetapi ia mengklaim, rata-rata mitra dapat melampaui tujuan omzet yg dibanderol. Dengan perhitungan itu, ia meyakini mitra dapat balik modal kurun waktu dua th..

Agar usahanya dapat terus berkembang, Henry mengaku, pihaknya rajin menambah variasi menu. Tuturnya, dari dua minggu lalu, mereka telah menambah 10 menu baru, diantaranya bebek green tea, nasi goreng, tahu goreng garang, tumis tauge, serta cah sayuran. ” Untuk di Jakarta kami telah berani keluarkan pancake. Semula, baru dijual di gerai Bandung saja, ” paparnya.

Tetapi, gerai Bebek Garang telah mulai mengerek harga jual, karena gejolak harga bahan pangan pokok di pasar. Harga tiap-tiap porsi menu rata-rata dikerek Rp 1. 000.

Bebek Abi 1983

Bebek Abi 1983 adalah pemain lama di usaha kuliner olahan bebek. Usaha ini dirintis dari 1983 di Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, Bobby Hendrawan mewarisi usaha orangtuanya.

Rumah makan yg dikelola Bobby hingga saat ini tetap menjagokan olahan bebek dengan menu bebek kremes serta bebek bakar. Waktu KONTAN membahas tawaran kemitraan Bebek Abi 1983 pada awal th. lalu, telah ada 17 gerai yg menyebar di Surabaya, Tasikmalaya, Makassar, Kendari, Kediri, serta Malang. Dua gerai punya pusat, serta 15 sisanya mitra.

Saat itu, Bobby mengemas dua pilihan paket investasi untuk calon mitra, yakni paket kemitraan gerobak serta restoran. Paket gerobak di tawarkan senilai Rp 25 juta, sedang paket restoran seharga Rp 150 juta.

Nah, untuk lebih mendongkrak ketertarikan mitra, mulai th. ini, Bobby memotong besaran investasi untuk paket restoran. Calon mitra cuma butuh merogoh kocek Rp 100 juta untuk memboyong paket restoran. ” Besaran investasi untuk paket resto memanglah sengaja kami turunkan untuk lebih memikat calon mitra, ” tutur Bobby.

Dapat dibuktikan, kiat itu menghasilkan hasil. Saat ini, telah ada lebih kurang 22 cabang Bebek Abi 1983 yg menyebar bukan sekedar di Pulau Jawa, tetapi hingga ke Sulawesi serta Sumatera Selatan. Rinciannya, 20 gerai mitra berbentuk gerobak serta restoran. Diluar itu, Bobby mempunyai dua gerai sendiri yg ada di Surabaya serta Mojokerto.

Tidak sama dengan paket investasi yg dipangkas, harga menu malah dikerek. Pada mulanya, harga menu tetap di bandrol dimulai dari Rp 16. 000 sampai Rp 18. 000 per porsi. Tetapi, saat ini berkisar Rp 15. 000 hingga Rp 25. 000 per porsi.

Bobby mengklaim, mitra dapat mengantongi keuntungan bersih 20%-30% dari keseluruhan omzet bulanan. Dengan tujuan itu, mitra paket gerobak dapat balik modal kurun waktu 1 tahun, sedang mitra paket restoran dapat balik modal dalam 1, 5 th.. ” Paket restoran dapat jual semakin banyak porsi setiap hari, ” tambahnya.

Menurut Bobby, menu yg diusungnya dapat di terima penduduk luas, karena memiliki kandungan bumbu yg mempunyai ciri khas olahan bebek asal Surabaya. ” Bumbu yg kami pakai adalah resep turun temurun dari orang tua saya. Lain dari yg lain, ” ungkapnya.

Ia membidik, sampai tutup th. ini, dapat mempunyai 40 gerai Bebek Abi 1983. Maka dari itu, Bobby lebih gencar promosi di internet, dan ikuti pameran serta penjelasan di beragam media.

Sumber : kontan. co. id

Banyak dicari:

bahan bahan serta alat untuk membuka lamongan bebek

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top